rspermatajonggol.com

PERERAT HUBUNGAN, RSPJ GELAR GATHERING DRIVER SIAGA

Di balik cepatnya sebuah ambulans tiba membawa harapan, ada sosok-sosok yang dengan tulus mengabdikan diri untuk menolong sesama. Atas dasar penghargaan terhadap peran mulia tersebut, RS Permata Jonggol menggelar Gathering Driver Siaga Wilayah Jonggol, Cileungsi, dan Gunung Putri sebagai ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa sejak awal kegiatan, menghadirkan ruang bagi para driver ambulans desa dan tim rumah sakit untuk saling mengenal lebih dekat, berbagi pengalaman, serta membangun komunikasi yang semakin erat.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan RS Permata Jonggol dr. Dewi tim dokter dan perawat, serta Tim Marketing yang dipimpin Ibu Yuni Octaviani yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini. Turut hadir Ketua Paguyuban Driver Siaga Wilayah Cileungsi–Jonggol, Bapak Yayat Sudrajat, bersama puluhan driver siaga yang bahkan datang langsung membawa ambulans dari wilayah tugas masing-masing. Mereka berasal dari desa Antajaya, Balekambang, Bendungan, Bojong, Buanajaya, Cariu, Cibodas, Cibatutiga, Cikahuripan, Cipeucang, Dayeuh, Jatisari, Mekarwangi, Nambo, Sirnarasa, Situsari, Sukadamai, Sukajaya, Sukanegara, Sukasirna, Sukamanah, Jonggol, Kembang Kuning, Karangmulya, hingga Tegal Panjang. Kehadiran mereka menjadi bukti kuat bahwa kepedulian terhadap keselamatan masyarakat mampu menyatukan banyak pihak dalam satu tujuan yang sama.

Selain menjadi ajang silaturahmi, gathering ini juga menjadi forum diskusi mengenai berbagai hal penting terkait pelayanan ambulans desa menuju RS Permata Jonggol. Berbagai pengalaman di lapangan, tantangan yang dihadapi saat melakukan evakuasi pasien, hingga upaya mempercepat proses rujukan dibahas secara terbuka. Melalui komunikasi yang lebih dekat, diharapkan koordinasi antara driver siaga dan rumah sakit dapat semakin efektif sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, aman, dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

Salah satu sesi yang paling mendapat perhatian peserta adalah edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD). Dalam sesi ini, para driver dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai penanganan pasien yang mengalami henti napas maupun henti jantung sebelum tiba di rumah sakit. Edukasi ini menjadi bekal yang sangat berharga karena beberapa menit pertama saat kondisi darurat sering kali menjadi penentu keselamatan seseorang. Semangat para peserta terlihat begitu tinggi; mereka aktif bertanya, berdiskusi, dan mempraktikkan setiap langkah yang diberikan dengan penuh canda tawa.

Suasana gathering berlangsung penuh keakraban. Di sela-sela penyampaian materi, terdengar canda tawa yang mencairkan suasana dan membuat seluruh peserta merasa seperti keluarga besar yang memiliki misi kemanusiaan yang sama. Kebersamaan tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan terbaik tidak hanya dibangun oleh tenaga medis di rumah sakit, tetapi juga oleh para mitra di lapangan yang selalu siap siaga mengantarkan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Melalui kegiatan ini, RS Permata Jonggol kembali menegaskan komitmennya untuk terus merangkul seluruh mitra pelayanan kesehatan, termasuk para driver ambulans siaga desa, sebagai bagian penting dari sistem penanganan kegawatdaruratan. Dengan komunikasi yang semakin erat, peningkatan kompetensi melalui edukasi, serta semangat gotong royong yang terus dijaga, RS Permata Jonggol optimistis mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, lebih humanis, dan lebih berkualitas bagi masyarakat Jonggol, Cileungsi, Gunung Putri, serta wilayah sekitarnya. Karena setiap perjalanan ambulans bukan sekadar mengantar pasien, melainkan membawa harapan untuk menyelamatkan kehidupan.
Jonggol, (9 Juli 2026) (Mas AL)

Scroll to Top