
Sahabat Permata, demam pada anak itu adalah merupakan salah satu tanda bahwa tubuh lagi bekerja keras melawan infeksi — bukan selalu bahaya, tapi jangan juga disepelekan. JIka anak tiba-tiba mengalami demam, ini langkah-langkah praktis yang bisa Bunda/Bapak lakukan sekarang juga.
- Pastikan Anak Cukup Minum
- Anak sering malas makan/minum saat demam — itu normal, tapi harus diatasi. Beri cairan secara bertahap: air putih hangat/suhu ruang, oralit/larutan elektrolit, jus encer, atau sup hangat.
- Kalau anak muntah atau diare, kebutuhan cairan meningkat — beri sedikit demi sedikit tapi sering.
- Waspada tanda dehidrasi: pipis jauh lebih sedikit, menangis tanpa air mata, mulut kering, lemas, atau menolak minum. Kalau muncul, segera hubungi tenaga medis.
- Pakaian dan Suhu Ruangan — Ringan dan Nyaman
- Jangan bungkus anak dengan selimut tebal. Pakaikan baju tipis yang menyerap keringat (katun) agar tubuhnya bisa “nge-release” panas.
- Jaga suhu kamar agar sejuk tapi tidak dingin banget. Kalau anak menggigil, boleh selimutin tipis sampai hangat, setelahnya lepaskan selimut ketika menggigil berhenti.
- Kompres dengan Air Hangat (Lukewarm), Bukan Alkohol atau Es
- Kompres dengan kain yang dibasahi air hangat/lukewarm pada dahi, ketiak, atau lipatan pangkal paha membantu menurunkan suhu.
- Hindari gunakan alkohol untuk diusap pada kulit (berbahaya jika terhirup) dan jangan pakai air es yang ekstrem karena bisa membuat anak menggigil dan membuat suhu sulit turun.
- Kalau ragu, tanyakan dosis dan cara ke dokter atau layanan kesehatan.
- Beri Makanan Hangat dan Nutrisi Ringan
- Sup ayam hangat, bubur, atau makanan yang mudah dicerna membantu menjaga tenaga anak.
- Tambahkan buah kaya vitamin C (jeruk, stroberi, pepaya) bila anak mau makan—ini bantu daya tahan tubuh. Jangan paksa kalau anak memang tidak mau makan.
- Istirahat yang Cukup — Tenang itu Penyembuh
- Pastikan anak banyak istirahat di ruangan tenang dan nyaman. Tidur membantu tubuh pulih dan sistem imun bekerja optimal.
- Kurangi aktivitas, matikan gadget sebentar, dan dampingi anak bila perlu.
- Monitor Suhu & Obat Tepat Waktu
- Ukur suhu secara berkala. Bila perlu obat penurun demam (paracetamol/ibuprofen), gunakan sesuai aturan dosis usia/berat badan dan jadwal yang dianjurkan dokter atau petunjuk kemasan.
- Jangan memberi obat tanpa tahu dosis yang benar — kalau bingung, konsultasikan ke dokter atau apoteker.
Kapan Harus Segera ke Dokter atau IGD? Bawa anak ke fasilitas kesehatan jika demam disertai salah satu dari ini: sulit bernapas, lemas sekali/tidak terbangun, kejang, muntah terus-menerus, diare berat, ruam yang menyebar, sakit kepala parah, nyeri perut hebat, pembengkakan, atau kondisi tidak membaik walau sudah diberi obat. Juga segera periksakan bila muncul tanda dehidrasi seperti yang disebut di atas.
Pesan singkat untuk Bunda/Bapak: tenang, bertindak cepat, dan pantau terus. Langkah sederhana—cairan cukup, pakaian nyaman, kompres hangat, makanan bergizi, istirahat, serta obat sesuai aturan—seringkali sudah membantu anak pulih. Kalau ragu atau khawatir, hubungi tenaga kesehatan. Kita jaga mereka, satu langkah tenang pada satu waktu.
Informasi Layanan Dokter Spesialis Anak RS Permata Jonggol : https://wa.me/6285710006822
Jadwal dokter bisa cek di sini: https://rspermatajonggol.com/dokter-kami/gedung-a-dan-b/