
Sahabat Permata, kasus influenza kembali menjadi perhatian saat ini di hampir semua wilayah. Kementerian Kesehatan RI melaporkan adanya peningkatan aktivitas influenza di Indonesia, termasuk influenza A(H3N2) subclade K yang belakangan banyak disebut sebagai “Super Flu”.
Di Jawa Barat, Dinas Kesehatan juga melaporkan adanya peningkatan gangguan saluran pernapasan yang masuk dalam pemantauan, meskipun data khusus mengenai influenza A di setiap daerah masih terbatas karena tidak semua pasien menjalani pemeriksaan khusus influenza. Data ini cukup mendukung dengan adanya peningkatan jumlah pasien IGD di RS Permata Jonggol sejak 1 bulan terakhir ini.
Apa Itu Influenza A
Influenza A merupakan salah satu jenis virus influenza yang dapat menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan.
Gejalanya dapat menyerupai flu pada umumnya, tetapi pada sebagian orang dapat terasa lebih berat. Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain:
- Demam, terutama demam tinggi
- Batuk
- Pilek atau hidung tersumbat
- Tubuh terasa lemas
- Nyeri atau pegal-pegal
- Sakit tenggorokan
- Sakit kepala
- Pada kondisi tertentu, dapat muncul gangguan pernapasan
Tidak semua orang yang mengalami gejala flu berarti terinfeksi influenza A. Diagnosis perlu dilakukan berdasarkan pemeriksaan dan penilaian tenaga medis.
Siapa yang Perlu Lebih Waspada?
Infeksi saluran pernapasan dapat memberikan dampak yang lebih berat pada kelompok tertentu, terutama:
👶 Anak-anak
Sistem pertahanan tubuh anak masih berkembang sehingga perlu mendapatkan perhatian ketika mengalami demam atau gejala pernapasan.
👴 Lansia
Kelompok usia lanjut perlu lebih waspada, terutama apabila memiliki penyakit penyerta.
❤️ Orang dengan penyakit penyerta
Pasien dengan kondisi kesehatan tertentu dapat memiliki risiko mengalami komplikasi ketika terkena infeksi saluran pernapasan.
Karena itu, jangan hanya memperhatikan istilah “Super Flu”. Yang terpenting adalah mengenali gejala dan memperhatikan kondisi tubuh secara keseluruhan.
Bagaimana Cara Mencegah Penularannya?
Virus influenza dapat menular melalui percikan saluran pernapasan dan kontak dengan lingkungan atau benda yang terkontaminasi.
Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu mengurangi risiko penularan:
1. Cuci tangan secara rutin
Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah beraktivitas di luar rumah.
2. Gunakan masker ketika sedang sakit
Jika sedang batuk, pilek, atau mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, gunakan masker untuk membantu mengurangi risiko menularkan kepada orang lain.
3. Jaga daya tahan tubuh
Konsumsi makanan bergizi, cukup minum, tidur yang cukup, dan berikan tubuh waktu untuk beristirahat.
4. Hindari kontak dekat ketika sedang sakit
Sebaiknya kurangi aktivitas di tempat ramai dan hindari kontak dekat dengan orang lain ketika sedang mengalami gejala flu.
5. Jangan memaksakan aktivitas
Jika kondisi tubuh sedang tidak fit, berikan waktu untuk beristirahat dan melakukan pemulihan.
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Flu memang sering kali dapat membaik dengan perawatan yang tepat. Namun, jangan abaikan apabila gejala semakin berat atau muncul tanda yang mengarah pada gangguan saluran pernapasan.
Segera konsultasikan kondisi Anda kepada dokter apabila mengalami demam tinggi yang menetap, kondisi tubuh semakin lemah, atau muncul kesulitan bernapas maupun tanda-tanda infeksi saluran pernapasan yang lebih berat. Dinas Kesehatan Jawa Barat juga mengimbau masyarakat untuk mendapatkan pemeriksaan medis apabila muncul tanda infeksi paru-paru atau pneumonia.
Tetap Tenang, Tetap Waspada
Meningkatnya kasus influenza bukan alasan untuk panik. Namun, kewaspadaan dan kebiasaan hidup bersih tetap penting untuk melindungi diri sendiri maupun keluarga.
Jaga kesehatan, kenali gejalanya, dan jangan menunda pemeriksaan apabila kondisi tubuh semakin memburuk.
RS Permata Jonggol siap menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan Anda dan keluarga.
Jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala flu yang mengkhawatirkan, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.